langganan GeForce Now
(Gambar hanya pemanis, di indo belum muncul halamanya)

Nvidia memperbarui halaman langganan GeForce Now dan memperjelas arah bisnisnya ke model berbasis langganan. Melalui layanan ini, Nvidia menawarkan akses setara RTX 4080 dengan biaya $20 per bulan (±Rp314.000). Namun, Nvidia membatasi sesi bermain hingga 8 jam per sesi dan total 100 jam per bulan. Nvidia menyembunyikan detail pembatasan ini di balik tombol see more, yang memicu kritik sebagai praktik dark pattern.

Selain itu, Nvidia mematok biaya $240 per tahun (±Rp3.768.000) dengan klaim pengguna “biasanya tanpa antrean”. Namun, klaim ini tidak berlaku ketika lonjakan pengguna terjadi, seperti saat game baru dirilis. Sementara itu, paket $10 per bulan (±Rp157.000) hanya menyebut “GeForce RTX” tanpa menjelaskan jenis GPU yang digunakan.

Dari Kepemilikan GPU ke Sistem Penyewaan

Nvidia meluncurkan GeForce Now pada 2017 dan membuka akses lebih luas pada 2020. Saat itu, Nvidia menyatakan bahwa hanya sebagian kecil pemain memiliki PC modern yang cukup kuat untuk bermain game. Pada saat yang sama, Nvidia menyampaikan pernyataan “Jika Anda membelinya, maka Anda memilikinya,” yang merujuk pada game. Kini, pernyataan tersebut terasa ironis karena Nvidia mendorong pengguna untuk menyewa GPU melalui langganan.

Pada November 2024, Nvidia mengubah ketentuan layanan dan menetapkan batas 100 jam bermain per bulan untuk tier Performance dan Ultimate mulai Januari 2026. Nvidia mengizinkan pengguna membawa 15 jam sisa ke bulan berikutnya dan membeli tambahan blok 15 jam dengan biaya hingga $6 (±Rp94.000).

Biaya Jangka Panjang yang Terus Meningkat

Seorang pengguna Reddit membandingkan biaya langganan dengan waktu bermain dan menunjukkan bahwa biaya 5 tahun tier Ultimate setara dengan MSRP RTX 4080 sebesar $1.200 (±Rp18.840.000), dengan asumsi harga tidak berubah. Jika pengguna bermain rata-rata 4 jam per hari atau berbagi akun dengan keluarga, biaya total dapat mencapai $2.000 (±Rp31.400.000).

Jika pengguna menambahkan beberapa blok waktu ekstra, biaya bulanan dapat naik menjadi $44 (±Rp690.800). Dalam periode 5 tahun, total biaya mencapai sekitar $2.600 (±Rp40.820.000). Model ini terlihat murah di awal, tetapi menjadi mahal dalam jangka panjang.

Dampak Strategi Nvidia bagi Konsumen

Nvidia menjalankan strategi yang jelas: penjualan GPU hanya menghasilkan keuntungan satu kali, sedangkan langganan cloud menghasilkan pendapatan berulang. Melalui GeForce Now, Nvidia mempertahankan perangkat kerasnya, mendorong adopsi AI, memanfaatkan pusat data, serta mengubah ketentuan layanan sesuai kepentingan perusahaan.

Praktik ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga berdampak luas. Model langganan berkontribusi pada kenaikan harga, peningkatan konsumsi energi, dan beban biaya listrik. Oleh karena itu, isu ini bukan hanya masalah gamer atau perakit PC, melainkan masalah semua pengguna teknologi.

By adminx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *