Game MMO 2026~Jujur aja, tahun 2025 kemarin tuh tahun yang berat banget buat kita anak-anak MMO. Banyak proyek gede yang kita tunggu-tunggu malah zonk, batal, atau rilis tapi langsung nunjukin kalo trailer doang nggak cukup buat gendong game. Kalo lo udah lama main MMO, pasti lo nggak kaget, cuma ya… kecewa aja kan konfirmasi apa yang udah lo duga.
Tapi, bukan berarti genre MMO mati total. Masih ada harapan di 2026! Artikel ini tujuannya bukan buat bikin tier list atau ranking nggak jelas, tapi buat jadi panduan praktis: game apa yang masih layak buat lo investasikan waktu lo di tahun 2026 ini. Gue bakal bahas tiap niche pake bahasa gue sendiri, santai aja.
2025 Tahun yang penuh kekecewaan dan proyek gagal buat MMO.
2026 Fokus mencari game yang sesuai niche: PvP, PvE, atau Solo/Group.
Enshrouded — Wake of the Water

Sebelum lanjut, gue mau shoutout dulu buat sponsor kita, Enshrouded. Ini survival-action RPG open-world favorit gue saat ini. Mereka baru aja rilis update “Wake of the Water” yang gokil abis. Sesuai namanya, update ini nambahin interaksi air yang masif ke seluruh map.
Sekarang lo bisa berenang, nyelam, ngerjain puzzle bawah air, bahkan bangun base di bawah air! Jangan lupa seal dindingnya biar nggak bocor ya. Fitur favorit gue? Jelas fishing alias mancing. Buat lo yang butuh pelarian dari grinding MMO yang intense, Enshrouded ini opsi solid banget, apalagi lagi diskon di Steam Winter Sale.
Guild Wars Reforged: Nostalgia yang Dimodernisasi

Reforged Specs
- Rilis: 3 Des 2025
- Fitur: Visual Overhaul, Controller Support
- Core: Mission-based, instanced
Ini kejutan manis di akhir 2025. ArenaNet ngerilis Guild Wars Reforged pas ulang tahun ke-20 franchise ini. Intinya, mereka ngasih skin baru yang modern buat game OG ini tanpa ngubah sistem intinya. Lo dapet visual baru dan controller support, tapi dalemnya tetep Guild Wars yang kita kenal.
Gameplay-nya masih mission-based dan combat-nya metodikal banget, beda sama MMO zaman now yang spam skill. Reforged ini tujuannya bukan buat jadi raja MMO lagi, tapi buat jaga game klasik ini tetep relevan dan playable. Kalo lo belum pernah main, atau pengen nostalgia, sekarang saat terbaik.
World of Warcraft: Si Gajah di Ruangan

Ngomongin MMO 2026 nggak mungkin tanpa bahas si raksasa, World of Warcraft. Sekarang WoW tuh udah kayak franchise sendiri dengan banyak versi yang playable barengan. Ada Retail buat lo yang suka endgame polish, QoL, dan progress akun yang modern.
Terus ada Classic Progression (sekarang lagi di Mists of Pandaria), Classic Era (Vanilla selamanya), sampe server eksperimental kayak Hardcore dan Season of Discovery. Kenapa orang masih main? Karena Retail kasih apa yang Classic nggak punya, dan sebaliknya. Dan yang paling penting, cuma WoW yang bisa jalanin semua versi ini tanpa jadi “kota hantu”.
Monsters & Memories: Old-School Rasa Baru

Buat lo yang kangen masa-masa EverQuest tapi pengen UI yang manusiawi, Monsters & Memories jawabannya. Target Early Access-nya Juni 2026 (catet: ini target ya, bisa geser kalo ada apa-apa). Mereka sengaja nge-limit QoL kayak nggak ada fast travel atau quest marker biar petualangannya kerasa.
Ini hybrid unik: fitur modern cuma dipake di UI dan hotkeys, tapi jiwa permainannya tetep old-school yang nggak “manja”. Gue udah pantau game ini setahunan dan hype banget buat Juni nanti.
Ashes of Creation: Tahun Pembuktian

Ashes of Creation… game yang udah di-hype sejak 2017 akhirnya masuk Early Access 11 Desember 2025 kemarin. Komunitas langsung terbelah dua: ada tim “Copium” yang maklum karena ini EA, ada tim “Blackpilled” yang kecewa berat karena rasanya masih kayak Alpha yang belum jadi.
Tahun 2026 ini tahun penentu, guys. Ashes harus ngebuktiin kalo sistem node mereka beneran jalan dan bikin dunia dinamis, progresinya rewarding, dan konten grupnya stabil. Kalo gagal deliver core loop yang asik tahun ini, hype satu dekade bisa lenyap gitu aja jadi kisah sedih.
Where Winds Meet: Kejutan Manis di 2025
Ini dia game yang justru sukses di 2025. Where Winds Meet, action RPG open-world set di Tiongkok kuno. Free-to-play, visualnya gokil abis, dan review Steam-nya positif banget (50k+ review very positive!).
Emang sih banyak debat, “Ini MMO beneran nggak sih?” karena fokus story solo-nya kuat banget. Tapi menurut gue, dia nyediain keseimbangan bagus antara solo dan grup konten yang jarang berhasil dieksekusi game lain. Wajib coba banget di 2026.
RuneScape (OSRS & RS3): Tradisi vs Perubahan
OSRS (Old School RuneScape) tetep jadi raja grind. Grafis kotak-kotak, click-to-move, tapi gameplay-nya dalem banget. Dan gokilnya, mereka nambahin skill baru pertama kalinya: Sailing! Ini kontroversial tapi penting buat jaga game tetep fresh.
Di sisi lain, RS3 bikin langkah besar dengan ngehapus Treasure Hunter. Ini inti dari pay-to-win mereka selama bertahun-tahun lho. Meskipun P2W masih ada dalam bentuk lain, ini langkah penting buat balikin kepercayaan player jangka panjang. Gue pribadi benci RS3, tapi gue akuin ini langkah bener.
GW2 vs ESO: Dua Jalur, Sama-Sama Worth It
GW2 unggul di combat yang lebih robust dan open world group content yang lebih asik. Monetisasi juga lebih fair.
ESO menang di cerita yang immersive, sistem housing yang detail banget, dan crafting/profesi yang lebih dalem.
Dua-duanya pake sistem horizontal progression yang ideal buat completionist. Artinya lo bisa pensi setahun, balik lagi, dan gear lo masih relevan. Gue main dua-duanya gantian sepanjang tahun. Cocok banget buat lo yang sibuk tapi pengen progress jangka panjang.
Mainstays & Runner-Ups: yang Tetap Solid
Selain nama-nama besar di atas, ada juga game-game “Mainstays” yang posisinya udah solid banget dan runner-ups yang wajib disebut:
- Final Fantasy XIV: Masih raja storytelling, walau ekspansi terakhir agak mixed review.
- Black Desert Online (BDO): Combat terbaik di genre ini dan life skilling system yang kompleks abis.
- Albion Online: The king of group PvP. Kalo lo suka rusuh, ini tempatnya.
- Sisanya ada D&D Online, LOTRO, SWTOR, dan EverQuest asli yang masih punya komunitas setia.
Yang Datang di 2026: Harapan vs Realita
Nah, buat calon-calon pendatang baru di 2026, gue agak hati-hati dan skeptis nih:
- Aeon 2: Fokus PvPvE aerial combat. Udah rilis di beberapa region akhir 2025, jadi lebih nyata dibanding janji manis lainnya.
- ArcheAge Chronicles: Ganti nama biar nggak disebut MMO (maunya Online RPG). Gue skeptis karena jadwalnya geser mulu, target EA 2026.
- Chrono Odyssey: Target late 2026. Downgrade parah dari trailer ke gameplay, gue kritik keras ini. Harapan gue tipis.
- Bellatoris: Promonya wow, gameplay-nya… meh. Keliatan kayak Bless Unleashed versi baru.
Penutup: MMO 2026, Realistis tapi Optimistis
Intinya, MMO belum mati, cuma konsep “MMO tradisional” makin geser jadi hibrida. Tahun 2026 bakal jadi momen “make or break” buat Ashes of Creation. Where Winds Meet jadi sorotan sukses dari 2025. Dan WoW… ya tetep WoW, si raksasa yang lagi terapi diri.
Kita juga harus say goodbye sama proyek-proyek yang gugur kayak New World, LOTR MMO, dan Project Ghost. Buat lo di tahun 2026 ini, saran gue: pilih game yang respek sama waktu lo. Mau PvP? Albion atau Aeon 2. Mau santai? GW2, ESO, atau Enshrouded. Stay safe dan happy grinding, guys!