Sumpah Packet Loss, gue sering banget gregetan kalau lagi nonton livestream turnamen Dota 2 atau game kompetitif lainnya. Pas lagi clash besar, tiba-tiba visual di layar patah-patah, dan kolom chat langsung penuh sama spam: atau . Padahal kalau lo perhatiin pojok kanan atas (biasanya di situ tempat statistik teknis nongkrong), angka FPS (Frames Per Second) masih anteng di 120+. Tapi, ada satu angka merah yang kedip-kedip jahat di sebelahnya: Packet Loss.
“Bang lag parah!”
“PC kentang nih streamer, FPS drop!”
Ini nih trigger utama gue. Banyak gamer yang masih belum bisa bedain antara visual yang berat (FPS rendah) sama koneksi yang bengek (Packet Loss). Akibatnya? Salah diagnosa. Lo upgrade VGA sampai dompet jebol pun, kalau masalahnya di “Loss In/Out”, game lo bakal tetap berasa kayak slide presentasi.
Apa Itu Packet Loss?
Biar nggak asal tuduh, kita lurusin dulu definisinya. Mengutip konsep dasar dari glossary GetStream Packet Loss terjadi ketika satu atau lebih “paket” data yang bepergian di jaringan komputer gagal mencapai tujuannya.
Simpelnya Gini:
Bayangin lo kirim 100 surat cinta ke server game. Kalau Packet Loss 10%, berarti ada 10 surat yang ilang di jalan, dimakan kurir, atau nyasar entah ke mana. Server nggak nerima perintah lo, jadi karakter lo diem aja kayak patung, padahal di layar lo udah klik kanan berkali-kali.
Dampak Packet Loss Ke Gaming
Efeknya ke gameplay itu beda banget sama FPS drop. Kalau FPS drop, game berasa berat atau slow motion. Tapi kalau Packet Loss? Ini lebih kacau:
- Rubberbanding (Karet Gelang): Lo jalan ke depan, tiba-tiba karakter lo ditarik mundur lagi ke posisi 2 detik yang lalu.
- Teleportasi: Musuh yang tadinya di depan mata, tiba-tiba ilang dan muncul di belakang lo (dan lo mati).
- Hit Nggak Register: Lo nembak pas di kepala musuh, darah muncrat secara visual, tapi HP musuh nggak berkurang. Ini karena server nggak nerima data “tembakan” lo.
- Unplayable & Unpredictable: Kalau loss-nya naik turun, lo nggak bisa prediksi kapan game bakal lancar atau macet.
Bedain FPS, Ping, dan Loss (Biar Nggak Ketipu)
Ini bagian paling penting. Jangan sampe lo beli hardware mahal padahal internet lo yang bermasalah. Cek infografis di bawah ini biar paham bedanya kondisi stabil sama kondisi “sakit”.

Lihat gambar kanan? FPS 120 tapi karakternya patah-patah karena Loss 10%. Jadi, FPS tinggi nggak jamin mulus kalau datanya bolong. Biar gampang, gue buatin tabel contekan:
| Indikator | Apa Itu? | Sinyal Masalah |
|---|---|---|
| FPS | Kualitas Visual (Gambar/Detik) | Game berat, patah slow-motion (Masalah Hardware) |
| Ping (ms) | Waktu Respon (Delay) | Ada jeda antara klik dan aksi (Masalah Jarak/Rute) |
| Packet Loss (%) | Keutuhan Data | Teleport, stutter kasar, input ilang (Masalah Kualitas Koneksi) |
Prime Time, Trafik Ramai, dan Paket Down
“Bang, internet gue kenceng 100 Mbps, kok loss?”Kecepatan (bandwidth) itu beda sama kestabilan, Bro. Masalah packet loss sering muncul pas Prime Time (jam 7-10 malam), pas semua tetangga lo lagi streaming Netflix 4K.

Sesuai diagram di atas, data lo jalan dari PC -> Router -> ISP -> Server Game. Pas trafik padat, jalur ISP itu ibarat jalan tol pas mudik. Penuh sesak. Router ISP kewalahan dan terpaksa “membuang” sebagian paket (Packet Drop) biar nggak macet total.
Catatan Penting:
Ingat ya, ini gambaran umum. Kondisi tiap daerah dan ISP beda-beda. Ada yang Loss In (paket dari server ilang) atau Loss Out (paket dari lo yang ilang). Dua-duanya bikin emosi.
Cara Ngecek Packet Loss: Di Dota 2 & Game Lain
Kalau di Dota 2, lo bisa aktifin “Display Network Information” di setting. Nanti bakal muncul overlay di pojok kanan atas kayak gini:
Cara Bacanya:
- Loss In 8%: Berarti 8% data dari server nggak nyampe ke lo (musuh teleport).
- Loss Out 2%: Berarti 2% perintah lo nggak nyampe ke server (skill nggak keluar).
Buat game yang nggak punya fitur ini, sabar dulu. Gue lagi develop aplikasi kecil-kecilan buat monitor packet loss secara real-time di overlay terpisah. Tungguin aja rilisnya!
Yang Bisa (dan Nggak Bisa) Kita Lakuin
Jujur aja nih, kalau masalahnya murni dari ISP yang lagi congestion (padat), kita sebagai user agak susah ngapa-ngapain selain komplain atau ganti provider. Tapi, ada beberapa usaha mitigasi yang bisa lo coba:
- Pake Kabel LAN (Wajib!): Wi-Fi itu rentan interferensi. Sinyal naik turun dikit aja bisa bikin loss. Kabel LAN jauh lebih stabil.
- Matikan “Parasit” Bandwidth: Cek HP adek lo, atau TV ruang tengah. Kalau ada yang lagi streaming 4K atau update OS, pause dulu.
- Pilih Server Terdekat: Main di server SEA (Singapore) pasti lebih kecil risikonya dibanding maksa main di US atau Europe.
- Restart Router: Klasik, tapi kadang memori router penuh dan butuh refresh.
- Penutup: Jangan Salah Diagnosa, Cek Loss Dulu
Jadi, lain kali kalau game lo berasa patah-patah, jangan langsung nyalahin PC lo atau teriak “FPS Drop!”. Cek dulu Packet Loss-nya. Kalau loss-nya tinggi, mau PC lo seharga mobil pun nggak bakal nolong.
Kalau lo penasaran soal Ping (Latency) lebih dalam, gue juga pernah bahas di artikel sebelah (cek arsip blog ini). Thanks udah baca, semoga rank lo naik terus!
