Sebelum masuk ke pembahasan Cara Cek Fake SSD, Admin mau cerita sedikit.
Jadi, benda yang sedang dibahas sekarang adalah SSD berkapasitas 1TB bermerek ADATA SU650 (menurut keterangan toko online).
Awalnya terlihat normal, Windows kebaca, kapasitas muncul 1TB, instal OS lancar. Tapi… masalah mulai muncul setelah Admin tes isi data.
Setelah diuji, hasilnya bikin geleng-geleng kepala:
👉 SSD ini nggak mampu menyimpan file lebih dari 120GB.
Dan itu adalah rekor maksimal yang bisa dicapai SSD bermasalah ini.
Begitu penyimpanan menyentuh angka tersebut:
- Active Time di Task Manager langsung mentok 100%
- Kecepatan transfer file yang tadinya Mb/s turun drastis jadi Kb/s
- Dicek pakai HWMonitor, suhu normal, nggak ada tanda overheat gada perubahan samsek
- Nama SSD tetap tampil ADATA SU650 1TB sesuai klaim toko
Yang paling parah, adakalanya saat SSD ini tetap Admin pakai sebagai Local Disk C: (tempat Windows di-install), setelah restart:
- Windows corrupt
- PC tidak mendeteksi Windows
- Masuk BIOS pun cuma bengong, bootable device hilang 😐
Penyebab Utama Masalah SSD Ini
1. Kapasitas Palsu (Overclaimed Capacity)
SSD ADATA SU650 asli memang ada varian 1TB, tapi model ini sering dipalsukan, terutama di toko online tertentu, entah itu marketplace luar seperti AliExpress atau bahkan marketplace lokal.
Modusnya agak licik:
- Penipu pakai chip NAND flash murah dengan kapasitas real jauh lebih kecil (biasanya 64GB, 128GB, atau mentok 256GB)
- Firmware controller dimodifikasi agar OS menampilkan kapasitas palsu 1TB
Akibatnya, saat data diisi hingga batas kapasitas real (dalam kasus Admin sekitar 120GB):
- SSD mulai overwrite data lama
- File system rusak
- Controller kelabakan
- Terjadilah corruption, active time 100%, dan speed drop brutal
Dari gambar PCB yang Admin upload sebelumnya, terlihat:
- PCB mirip SSD mSATA generic
- Ada label “WM8201-256B” → indikasi maksimal sekitar 256GB
- Bukan controller Silicon Motion (SM2258XT) atau Maxio seperti ADATA SU650 asli
- NAND-nya juga bukan Micron/Toshiba
Ini semakin menguatkan dugaan bahwa SSD ini fake.
2. Gejala Performa dan Corruption yang Khas SSD Palsu
🔥 Active Time 100% + Speed Drop
Ini gejala klasik SSD palsu atau SSD yang firmware-nya rusak:
- Controller mencoba mengakses sektor yang secara fisik tidak ada
- Queue I/O menumpuk
- Kecepatan tulis jatuh ke Kb/s
- Suhu tetap normal, karena ini bukan masalah panas, tapi masalah hardware
💀 Corruption Setelah Restart
Begitu kapasitas real penuh:
- Data baru menimpa data lama
- Termasuk file sistem Windows (NTFS di drive C:)
- Saat restart, Windows gagal boot
- BIOS tidak mendeteksi OS
Jika dipaksakan terus, corruption ini bisa permanen.
Dan agar jelas, ini bukan:
- Masalah driver
- Masalah Windows
- Masalah suhu
Semua tanda mengarah ke capacity overflow.
3. Kemungkinan Lain (Tapi Kecil Banget)
Memang ada kemungkinan lain, misalnya:
- NAND wear-out (biasanya gradual, bukan mentok di 120GB)
- Firmware bug ADATA SU650 (ada laporan latency tinggi)
- Incompatibility SATA port atau motherboard
Tapi jujur aja, dengan limit keras di 120GB, ini hampir pasti fake, bukan sekadar rusak biasa.
Cara Konfirmasi dan Test Fake SSD (WAJIB!)
Sebelum makin banyak data korban, jangan pakai SSD ini untuk data penting.
Berikut langkah konfirmasi yang bisa Admin rekomendasikan.
1. Test Kapasitas Real Pakai H2testw
Ini cara paling ampuh dan gratis.

Langkah-langkah:
- Download H2testw
- Jalankan aplikasi
- Pilih drive SSD (jangan C: kalau Windows sudah bermasalah)
- Pilih “All available space”
- Klik “Write + Verify”
Jika SSD fake:
- Test akan fail di sekitar 120GB
- Muncul error seperti data lost atau overwrite detected
Tool ini aman karena hanya menulis data dummy.
Alternatif tambahan:
- CrystalDiskInfo → cek S.M.A.R.T. dan health
- AS SSD Benchmark → cek speed dan latency
2. Cek di BIOS / UEFI
Masuk ke BIOS:
- Perhatikan kapasitas SSD
- Jika kadang muncul 0MB atau tidak konsisten, itu tanda controller bermasalah
3. Recovery Data Jika Sudah Corrupt
Kalau Windows sudah hilang:
- Boot dari USB installer Windows
- Pilih Repair
- Masuk Command Prompt
- Jalankan:
chkdsk C: /f /r
Kalau partisi hilang:
- Gunakan TestDisk (gratis)
- Colok SSD ke PC lain kalau masih terdeteksi
- Backup data dulu sebisanya
Solusi dan Rekomendasi Akhir
🚨 1. Return / Refund (WAJIB)
Ini jelas:
- Produk cacat atau palsu
- Komplain ke toko online
- Sertakan bukti:
- Screenshot Task Manager
- Hasil H2testw
- Foto PCB SSD
Marketplace besar biasanya cukup responsif untuk kasus fake SSD.
❌ 2. Jangan Pakai Lagi untuk OS
Admin sangat tidak menyarankan:
- Install Windows ulang di SSD ini
- Dipakai kerja
- Dipakai simpan data penting
Risiko corrupt ulang sangat tinggi.
✅ 3. Beli SSD yang Asli
Untuk pengganti:
- Beli dari seller resmi
- ADATA official store atau distributor terpercaya
Alternatif yang lebih aman:
- Samsung 870 EVO
- Crucial MX500
Harga 1TB SSD asli biasanya minimal Rp700 ribuan ke atas.
Kalau jauh di bawah itu… ya agak curiga lah 😌
🔍 4. Hindari Fake SSD ke Depannya
Tips singkat:
- Beli di toko resmi
- Jangan tergoda harga miring
- Cek review sebelum beli
- Test SSD segera setelah datang
Jangan kayak Admin…
Nggak ngecek review dulu, malah dapat SSD cosplay 😭
Penutup
Kasus SSD ADATA SU650 1TB tapi mentok 120GB ini jadi pelajaran penting.
SSD fake itu nyata, bukan mitos, dan masih banyak beredar.
Semoga artikel ini membantu kamu:
- Mengenali gejala fake SSD
- Menghindari data loss
- Lebih waspada saat beli storage
Kalau kamu nemu SSD “ajaib” juga, langsung tes, jangan nunggu nangis dulu 😅
