Robot humanoid Atlas dari Boston Dynamics sekarang beneran kerja otonom di pabrik Hyundai di Georgia. ~Bukan demo doang ~Bukan CGI ~Ini robot lagi siap-siap kerja nih ~Waduh ~Gila.
Kenalin deh, ini kayak keluar dari Bloodborne atau game dark fantasy apaan gitu anjir.
Atlas: Robot Humanoid AI yang Bikin Manusia Minder
Atlas adalah humanoid bertenaga AI, tinggi 5’9” (sekitar 175 cm) dan berat 200 lb (±90 kg), buatan Boston Dynamics.
Yang bikin Admin melongo:
👉 Atlas lagi pivot di badannya doang.
👉 Muter.
👉 Halus.
👉 Stabil.
Gila sih.
Dia bisa gerak dengan cara yang cuma bisa manusia mimpiin doang.
Admin jujur ya, Admin gak bisa gitu.
Kenapa Desain Joint Atlas Bisa Muter Terus?
Terus muncul pertanyaan penting:
“Kenapa lu desain robot kayak gitu?”
Jawabannya cukup masuk akal.
Ada beberapa keuntungan kalau joint bisa rotasi terus-menerus. Salah satunya, robot gak terbatas range geraknya.
Artinya:
- Gak kaku
- Gak “mentok”
- Bisa gerak bebas tanpa mikir “sudut aman”
Agak serem sih… tapi keren.
Dari Robot Hidrolik ke Mesin AI All-Electric
Dulu, Atlas itu robot hidrolik gede.
Bisa:
- Lari
- Loncat
- Kayak droid Star Wars anjir
Dan dulu juga:
- Semua algoritma ditulis manual sama engineer
Sekarang beda cerita.
Musim gugur kemarin, mereka balik pakai machine learning.
Hasilnya?
👉 Generasi baru Atlas
Atlas Generasi Baru: All-Electric + Otak Nvidia
Sekarang Atlas punya:
- Body all-electric yang sleek
- Otak AI pakai chip canggih dari Nvidia
Ini bikin Atlas:
- Cukup pinter
- Bisa ngelakuin gerakan susah
- Secara otonom
Kita bisa liat Atlas:
- Loncat-loncat
- Lari dengan gampang
- Bahkan… nari
Apa anjir ini.
Bisa Dance, Cartwheel, Bahkan Macarena
Serius.
Atlas bisa:
- Dance Macarena
- Cartwheel
- Nari-nari santai kayak gak ada beban hidup
Dia bilang robot sekarang udah bisa nguasai gerakan yang baru-baru ini masih dianggap terlalu jauh buat mesin.
Dan ini bukan sulap.
Cara Programming Robot Sekarang Udah Beda
Banyak dari kegilaan ini terjadi karena cara programming-nya berubah.
Sekarang lebih ke:
- Teaching
- Demonstrasi
- Machine learning
Bukan cuma:
- Coding manual
- Aturan kaku
Jadi humanoid ini, manusia mekanik ini, bisa belajar beneran.
Iya.
Dan ternyata itu salah satu cara paling efektif buat program robot kayak Atlas.
“Kasih Senjata Aja, Bentar Lagi Polisi Robot”
Nah… di sinilah mulai agak absurd.
“Kasih senjata aja. Bentar lagi kita punya polisi robot.”
Admin cuma bisa ketawa kering.
Kenapa Tangan Atlas Cuma Punya Tiga Jari?
Pertanyaan klasik:
“Kenapa dia cuma punya tiga jari?”
Jawabannya simpel tapi dalem.
👉 Tangan robot itu masalah engineering yang super rumit.
Jadi pas desain tangan Atlas:
- Gak harus mirip tangan manusia
- Yang penting fungsional
Lucunya, Admin pernah liat ada anak di sekolah yang tangannya kayak gitu kemampuannya.
Tiga Jari, Banyak Mode
Tangan Atlas bisa:
- Switch mode
- Bertingkah kayak tangan beneran
- Salah satu jarinya bisa muter dan jadi kayak jempol
Wah ini dia:
👉 Lempar barang ke kotak
👉 Presisi
👉 Konsisten
Robot Ini Budak Baru Kita?
Nah… bagian ini agak dark.
“Ini budak baru kita nih.”
Terus lanjut:
Kita ambil manusia terus dijadikan baterai, baterai nyalain robot.
Tenang bro.
Baterai manusia jelek banget katanya.
Gak bisa kita taruh di treadmill atau roda hamster manusia gitu?
💀
Robot Itu Lambat? Tapi Gak Pernah Capek
Oke, jujur:
- Cowok ini lambat
- Ini lambat banget
Tapi…
👉 Dia gak butuh istirahat
👉 Kerja seharian
👉 Gak tau apa itu serikat buruh
👉 Gak tau Natal itu apa
Dia bakal ngelakuin hal yang sama tiap hari selamanya.
Anjir.
Kenapa Robot Lebih Gila dari Manusia
Banyak orang underestimate perbedaan:
- Manusia ngerjain sesuatu
- Robot ngerjain hal yang sama tanpa batas
Kalau lu pernah:
- Botting di game
- Farming pakai auto clicker
Lu pasti paham.
Besoknya balik, resource lu udah gak ngotak.
Kesimpulan: Atlas Bukan Masa Depan, Tapi Sekarang
Admin rasa orang belum sepenuhnya ngerti:
👉 Betapa besar keuntungannya kalau satu entitas bisa:
- Ngulang tugas yang sama
- Tanpa capek
- Tanpa salah
- Tanpa henti
Dan yes…
Mungkin bakal makin cepet juga.
Selamat datang di era di mana robot humanoid beneran kerja, bukan cuma buat konten YouTube.
Dan ini baru mulai.
