“Kalian pakai komputer sepenuhnya salah! Komputer kalian bakal rusak! Meledak!”
Tenang… bercanda 😆
Tapi serius, ada banyak kebiasaan yang sering orang lakukan saat pakai komputer, padahal itu bukan cara terbaik. Sebagian cuma kesalahan dasar, sebagian lagi karena nggak tahu cara terbaiknya.
Di artikel ini, kita bahas 10 kebiasaan salah saat menggunakan komputer, khususnya Windows 11 dan Windows 10, tapi beberapa poin juga berlaku di semua jenis komputer. Tujuannya sederhana: biar pengalaman pakai komputer jadi lebih aman, cepat, dan nggak bikin emosi.
Langsung saja, kita mulai dari nomor satu.
1. “Matikan–Nyalakan” Bukan Restart yang Sebenarnya
Semua orang tahu jurus sakti kalau komputer bermasalah:
👉 matiin terus nyalain lagi
Masalahnya, di Windows 10 ada fitur bernama Fast Startup yang aktif secara default. Fitur ini bikin proses shut down jadi mirip hibernation, bukan benar-benar mati total.
Artinya apa?
Saat kamu shut down terus nyalain lagi, Windows masih pakai data dan proses lama dari sesi sebelumnya. Jadi kalau niatmu mau “bersihin” sistem, cara ini aga… kasar.
✅ Solusi yang benar:
Kalau mau reset total, klik Start → Restart, bukan shut down.
Fast Startup sebenarnya berguna biar booting lebih cepat, jadi nggak perlu dimatiin.
2. Klik “Next-Next-Next” Saat Install Software
Adakalanya kita terlalu semangat install aplikasi baru, sampai nggak baca apa pun dan asal klik Next.
Masalahnya, banyak installer yang nyelipin bonus tak diundang:
- Toolbar nggak jelas
- Software tambahan
- Aplikasi sampah yang bikin PC berat
Biasanya mereka ngumpet di menu Advanced Options.
👉 Tips penting:
Kalau ada opsi Advanced, klik itu. Hapus centang yang nggak perlu. Jangan takut, aplikasinya tetap ke-install kok.
Percaya deh, kamu bakal kaget lihat berapa banyak “opsi tersembunyi” yang selama ini kamu setujui tanpa sadar.
3. Menu Start Dibiarkan Berantakan
Banyak orang pakai Menu Start default tanpa pernah mengutak-atik. Lalu bilang,
“Ah, Start Menu Windows 10 jelek dan penuh sampah.”
Padahal… bisa dikustomisasi total.
Kamu bisa:
- Hapus semua tile yang nggak kepakai
- Tambah shortcut folder favorit
- Masukkan aplikasi yang sering dipakai
- Bikin Start Menu jadi rapi dan fungsional
Hasilnya?
Desktop lebih bersih, taskbar nggak penuh, dan kerja jadi lebih cepat.
4. Laptop Tidak Dienkripsi (Ini Bahaya)
Kalau kamu sering bawa laptop ke luar rumah, enkripsi itu wajib, bukan opsional.
Tanpa enkripsi, kalau laptop:
- Hilang
- Dicuri
- Dipinjam orang iseng
Data di dalamnya bisa dibuka dengan mudah.
Opsi Enkripsi di Windows:
- BitLocker (Windows 10 Pro ke atas)
- Device Encryption (tersedia bahkan di Windows 10 Home, asal hardware mendukung)
Cek dukungan dengan:
Start → System Information → Device Encryption Support
Kalau tertulis meets prerequisites, langsung aktifkan lewat:
Settings → Update & Security → Device Encryption
Agar data kamu aman dan tidur lebih nyenyak 😌
5. Semua Program Ikut Startup (Lalu PC Jadi Lemot)
Pernah merasa komputer makin lama makin lambat?
Bisa jadi karena kebanyakan program jalan otomatis saat startup.
Cek lewat:
Ctrl + Shift + Esc → Task Manager → Tab Startup
Di situ kamu bisa lihat:
- Program apa saja yang auto-start
- Dampaknya (Low, Medium, High)
Matikan yang:
- Tidak penting
- Jarang dipakai
- Dampaknya “High”
Tapi ingat, jangan asal nonaktifkan semua kalau belum paham fungsinya.
6. Pakai Password yang Sama di Mana-Mana
Ini salah satu kesalahan paling fatal.
Kalau satu situs bocor, hacker bakal:
👉 Coba email + password itu di akun lain, termasuk bank atau email utama.
Solusinya:
- Pakai password unik untuk setiap situs
- Atau gunakan password manager seperti LastPass
- Bisa juga pakai pola khusus berdasarkan nama situs
Intinya, jangan satu password untuk semuanya. Itu seperti pakai satu kunci buat semua pintu rumah.
7. Masih Pakai OS yang Sudah Tidak Didukung
Windows 7, Vista, apalagi XP?
Maaf, tapi itu sudah rawan banget.
Kalau ada celah keamanan baru, tidak ada update lagi. Hacker senang, kamu yang rugi.
Solusinya simpel:
👉 Upgrade OS
Mau tidak mau, cepat atau lambat memang harus pindah. Lebih aman, lebih tenang.
8. Tidak Pernah Buka Pengaturan Sistem
Banyak orang pakai OS bertahun-tahun tanpa pernah masuk ke Settings.
Padahal ada banyak opsi penting, misalnya:
- Tampilkan hidden files
- Tampilkan ekstensi file
Kenapa penting?
Karena virus sering menyamar sebagai:
lagu.mp3.exe
Kalau ekstensi disembunyikan, kamu kira file MP3, padahal executable.
Lebih baik tahu file sebenarnya daripada nyesel belakangan.
9. Tidak Pernah Backup (Ini Klasik Tapi Krusial)
Kalau kamu tidak punya backup, jujur saja…
Data kamu itu sebenarnya belum aman.
Hard drive pasti rusak, tinggal tunggu waktu.
Gunakan:
- Online backup (misalnya Backblaze)
- Cloud sync (Dropbox, Google Drive)
- External hard drive
Tanya diri sendiri:
“Kalau data ini hilang, berabe nggak?”
Kalau jawabannya iya, backup sekarang juga. Jangan nanti.
10. Menunda Update Keamanan
Menunda feature update masih bisa dimaklumi.
Tapi menunda security update itu kesalahan besar.
Begitu celah keamanan diumumkan, hacker langsung bergerak.
Jadi:
- Jangan tunda security update
- Feature update boleh ditunda sebentar kalau perlu
Lebih baik update daripada panik karena akun dibobol.
Penutup
Oke, cukup ngomel 😄
Mungkin kamu melakukan beberapa hal di atas, dan itu wajar. Yang penting sekarang kamu sudah tahu dan bisa memperbaikinya.
Sedikit perubahan kebiasaan bisa bikin:
- Komputer lebih cepat
- Data lebih aman
- Kepala lebih tenang
Kalau menurut kamu ada poin yang terlewat, silakan dibahas.
Siapa tahu bisa jadi bahan artikel selanjutnya 😉
Selamat menggunakan komputer dengan lebih cerdas di tahun 2026🚀
